Uji Lab Beton Pagar Beton Panel Precast ASCON | Mutu Beton K

Kami selaku produksi beton precast untuk pagar jadi harus tau kualitas yang di inginkan dan tau hasil uji lab beton. AURELIA SANJAYA CONCRETE atau di Singkat ASCON yang memproduksi berbagai beton precast. Untuk menghasilkan kualitas mutu beton yang baik harus dilakukan uji beton dan campuran sebagai uji coba, ada beberapa faktor yang mempengaruhi mutu beton :
1. Kandungan semen
2. Kandungan Air
3. Campuran Air dan Bahan Material Semen atau Fakor Air Semen (FAS)
4. Agregat (Pasir dan koral)
uji lab beton

Jadi yang mempengaruhin dasar mutu Beton adalah bahan yang di pakai untuk membuat beton.
Mutu kekuatan beton (daya tekan beton) dipengaruhi oleh:
- Pemilihan semen. Disarankan untuk menghindari semen dengan kadar kapur yang terlalu tinggi.
- Jenis pasir yang digunakan. Jika pasir mengandung banyak kadar tanah dan garam sebaiknya dilakukan pencucian terlebih dahulu. Sedangkan untuk pasir yang banyak tercampur dengan batu lunak (sejenis batu apung) sebaiknya dilakukan pengayakan terlebih dahulu.
- Dimensi batu split disarankan menggunakan ukuran 1-3 cm dan jika kondisi batu split  tercampur tanah, disarankan untuk dilakukan pencucian terlebih dahulu.
- Komposisi perbandingan antara semen : pasir : batu split. Untuk perbandingan disarankan menggunakan komposisi setidaknya 1:2:3 untuk semen : pasir : batu split (kadar semen minimal adalah 16.66%) dari komponen campuran.
Demikian penjelasan mengenai Uji Laboratorium Teknik Sipil dan adapun penjelasan lain adalah sebagai berikut
1. Kandungan semen

Semakin banyak bahan material semen yang akan Anda gunakan, maka akan dihasilkan konstruksi beton bertulang yang kuat dan baik. Penggunaan semen berbanding lurus dengan kekuatan konstruksi beton.

2. Kandungan Air

Semakin banyak air yang Anda gunakan, maka konstruksi beton yang dihasilkan semakin jelek. Walaupun di dalam pengerjaan konstruksi beton ringan, jika air yang digunakan banyak, konstruksi beton semakin mudah dikerjakan dan pekerjaan menjadi lebih ringan. Kuncinya gunakan air sesedikit mungkin, hanya agar campuran konstruksi beton bisa dikerjakan (bisa diangkut, dicor, dipadatkan dan di-finishing).

3. Campuran Air dan Bahan Material Semen atau Fakor Air Semen (FAS)

Semakin tinggi perbandingan campuran air dan bahan material semen maka konstruksi beton malah semakin jelek. Untuk meningkatkan mutu konstruksi beton rumah harus mengurangi perbandingan air dan bahan material semen.

Faktor air dan bahan material semen adalah perbandingan antara berat air dibandingkan dengan berat bahan material semen. Jika air kita simbolkan dengan W, dan bahan material semen kita simbolkan dengan C maka rumusnya adalah FAS= W / C, dimana berat jenis air adalah 1 kg/liter, dan berat jenis bahan material semen adalah 3150 kg/m3 (disyaratkan American Standard Testing and Material).

4. Agregat (Pasir dan koral)

Campuran yang terlalu banyak pasir walapun akan menjadikan beton halus akan tetapi kekuatannya sedikit berkurang, jika dibandingkan dengan campuran yang normal. Kekuatan beton akan semakin menurun jika ketika pencampuran menggunakan molen terlalu lama. Sebaliknya jika beton terdiri dari koral yang banyak, konstruksi beton akan menjadi kasar akan tetapi kekuatannya mejadi lebih baik jika dibandingkan dengan beton yang menggunakan pasirnya lebih banyak.

Comments

PAGAR BETON BERKUALITAS

pagar beton sleman | Pagar Precast Sleman | Pagar Panel Sleman daerah Jogja

PAGAR BETON KLATEN | PAGAR PANEL KLATEN | PAGAR PRECAST KLATEN | PAGAR PANEL BETON PRECAST KLATEN

Pemborong Pagar Panel Beton area Ngawi Jawa Timur

pagar beton grobogan | PAGAR BETON PRECAST GROBOGAN | Pagar Panel Grobogan ( purwodadi )